
Ranker Who Lives a Second Time
Second Life Ranker
- Jenis
- Manhwa
- Status
- Ongoing
- Chapter
- 230
- Rilis
- 2019
- Penulis
- Nong Nong
- Update
- 13 hari lalu
Daftar chapter
230 chapterNampilin 60 chapter terbaru. Chapter lama bisa dibuka lewat tombol “sebelumnya” di tiap halaman chapter, atau langsung di reader.
Sinopsis
Ranker Who Lives a Second TimeManhwa berwarna karya Nong Nong ini terbit sejak 2019 dan dibaca dengan menggulir ke bawah, mengusung genre aksi, petualangan, dan fantasi. Kisahnya mengikuti Yeon-woo yang menerima kembali arloji saku peninggalan saudara kembarnya yang menghilang lima tahun silam. Di dalamnya tersimpan buku harian rahasia yang mengungkap nasib sang kakak di Menara Obelisk, tempat berbagai alam semesta berpotongan. Berbekal catatan itu, Yeon-woo memanjat menara sebagai pemain anonim untuk menuntut balas. Dengan 230 chapter dan masih berlangsung, komik ini menawarkan alur bertahap yang dipenuhi cobaan dan pertarungan.
Judul serupa
genre Action
Chronicles of the Lazy Sovereignmanhwa · Ch. 60
The Hero Returnsmanhwa · Ch. 167
Standard of Reincarnationmanhwa · Ch. 194
A Cadet Becomes A Prophet?!manhwa · Ch. 56
Domestication of Divine Beasts at the Beginningmanhua · Ch. 92
Infinite Evolution Starting From Zeromanhua · Ch. 116
Spare Me, Great Lord!manhua · Ch. 761
I Became the Master of the Weakest Demon Kingmanhwa · Ch. 33
Regressor of the Fallen Familymanhwa · Ch. 147
30 Years Have Passed Since The Prologuemanhwa · Ch. 11
The Grand Wudang Sagamanhwa · Ch. 174
Kamen Rider Kuugamanga · Ch. 4Komentar Ranker Who Lives a Second Time
4 komentarKomentar di bawah ini contoh tampilan, bukan dari pembaca.
- TanjiroGarisKeras2 jam lalu
Karakter pendukungnya hidup semua, nggak cuma tempelan.
♥ 26 - YukiGarisKeras11 jam lalu
Ada yang punya rekomendasi mirip ini? Gue kehabisan bacaan.
♥ 43 - AkaneChan5 hari lalu
Terjemahannya enak dibaca, nggak kaku kayak mesin.
♥ 11 - Sasuke9922 hari lalu
MC-nya nggak generik, itu yang bikin gue betah ngikutin.
♥ 39- TanjiroSenpai22 hari lalu
Real sih ini, gue kira gue doang yang mikir.
