Baca komik online sub Indo — manga, manhwa, dan manhua

10.342 judul · update tiap hari · gratis · tanpa daftar akun

Sampul Jinrui Uragittara Osananajimi no Yuusha wo Buttobasareta

Jinrui Uragittara Osananajimi no Yuusha wo Buttobasareta

人類裏切ったら幼なじみの勇者にぶっ殺された

MangaOngoing77 chapter
Jenis
Manga
Status
Ongoing
Chapter
7
Rilis
2025
Penulis
Ryo Mizogami
Update
4 bulan lalu

Daftar chapter

7 chapter

Sinopsis

Jinrui Uragittara Osananajimi no Yuusha wo Buttobasareta

Ramon Marknight, seorang manusia yang bersekutu dengan pasukan Raja Iblis, menjadi sosok legendaris yang terkenal buruk dalam sejarah, dikenang sebagai “perwujudan iblis” karena tak terhitung jumlah nyawa manusia yang hilang akibat tindakannya. Dianggap telah tewas dalam perang, Ramon tiba-tiba terbangun 1.000 tahun kemudian di dunia yang telah berubah drastis. Saat mencoba beradaptasi dengan era yang asing baginya, sambil dihantui oleh beban dosa masa lalunya, Ramon harus menghadapi berbagai tantangan baru, mengungkap kebenaran di balik kebangkitannya, serta menentukan apakah ia akan tetap menjadi penjahat dalam sejarah—atau memilih jalan baru untuk masa depannya.

Judul serupa

genre Action

Komentar Jinrui Uragittara Osananajimi no Yuusha wo Buttobasareta

6 komentar
Isi nama kamu dulu

    Komentar di bawah ini contoh tampilan, bukan dari pembaca.

    • MikasaSan13 jam lalu

      Alurnya nggak bertele-tele, langsung ke inti tiap chapter.

      72
    • Sasuke2D2 hari lalu

      World building-nya rapi, nggak bikin bingung walau karakternya banyak.

      22
    • Otaku079 hari lalu

      Dari sekian judul yang gue follow, ini yang paling ditunggu tiap minggu.

      32
    • YukiSejati12 hari lalu

      Ada yang punya rekomendasi mirip ini? Gue kehabisan bacaan.

      55
    • ItadoriSan19 hari lalu

      Baru nemu judul ini dan langsung binge sampe chapter terbaru.

      26
    • ItadoriChan20 hari lalu

      Terjemahannya enak dibaca, nggak kaku kayak mesin.

      46
      • OtakuWibu20 hari lalu

        Real sih ini, gue kira gue doang yang mikir.