
Genocide Online
ジェノサイド・オンライン
- Jenis
- Manga
- Status
- Ongoing
- Chapter
- 1
- Rilis
- 2018
- Penulis
- Takenoko
- Update
- 84 bulan lalu
Daftar chapter
1 chapterSinopsis
Genocide Onlinecerita ini terjadi di Jepang yang mengembangkan sedikit sejarah yang berbeda dari milik Anda. Ini adalah bagaimana seorang Putri Jepang menghilangkan stresnya hari itu dengan menggunakan VRMMORPG terbaru, dan saat bermain penjahat di sana, kota pertama berubah menjadi pusaran kekacauan, menghancurkan organisasi bawah tanah di satu tangan dan pergi untuk kudeta. Ini benar-benar buku harian waktu bermain dari seorang gadis yang disebut sebagai “Genocider-san”, “Roaming Last Boss”, “Orang yang berbeda memainkan permainan”, “Raid Boss”, “Raid Boss”, “Ruthless”, “Calamity”, dan oleh pemain.
Judul serupa
genre Action
Chronicles of the Lazy Sovereignmanhwa · Ch. 60
The Hero Returnsmanhwa · Ch. 167
Standard of Reincarnationmanhwa · Ch. 194
A Cadet Becomes A Prophet?!manhwa · Ch. 56
Domestication of Divine Beasts at the Beginningmanhua · Ch. 92
Infinite Evolution Starting From Zeromanhua · Ch. 116
Spare Me, Great Lord!manhua · Ch. 761
I Became the Master of the Weakest Demon Kingmanhwa · Ch. 33
Regressor of the Fallen Familymanhwa · Ch. 147
30 Years Have Passed Since The Prologuemanhwa · Ch. 11
The Grand Wudang Sagamanhwa · Ch. 174
Kamen Rider Kuugamanga · Ch. 4Komentar Genocide Online
5 komentarKomentar di bawah ini contoh tampilan, bukan dari pembaca.
- Naufal_026 hari lalu
Art-nya konsisten dari awal sampe sekarang, jarang ada yang gini.
♥ 16- IntanSejati6 hari lalu
Real sih ini, gue kira gue doang yang mikir.
- Sasuke776 hari lalu
Awalnya biasa aja, tapi mulai tengah gilanya kebuka.
♥ 39 - TanjiroWibu11 hari lalu
Baca ini sambil dengerin OST anime tuh combo yang bener.
♥ 52 - WibuChan14 hari lalu
Udah masuk top 5 favorit gue tahun ini. Beneran.
♥ 63- NadiaKun14 hari lalu
Setuju banget, sama persis pikiran gue.
- ShinobiSan17 hari lalu
Karakter pendukungnya hidup semua, nggak cuma tempelan.
♥ 77- OtakuSejati17 hari lalu
Real sih ini, gue kira gue doang yang mikir.
